Tanggal 25 November kemarin
ramai sekali di medsos tentang hari guru. ya hari guru, berbagai jenis kegiatan
dilakukan untuk memperingati hari guru. Seperti upacara, berbagai
perlombaan, dan ada yang memberikan ucapan selamat serta pemberian hadiah
kepada guru-guru bahkan memberikan kue. Suami saya yang bekerja sebagai guru
pun tak luput dari rangkaian kegiatan hari guru.
Pada tanggal tersebut suami
saya pun mengikuti upacara dalam rangka memperingati hari guru, saat hari
Seninnya suami mendapat kejutan dari murid-murid kesayangannya berupa Kue dan
sebuah hadiah. Sesampainya di rumah kami pun mendiskusikan hal ini. termasuk
terkait pemberian kue dan hadiah tersebut, suami sempat kaget karena
murid-muridnya memberikan kue dan mengucapkan selamat ulang tahun bapak serta
tak berbeda jauh dengan kue ulang tahun pada umumnya. Akhirnya suami pun
menerima pemberian tersebut dan menasehati untuk tidak melakukan hal tersebut
lagi karena hadiah terindah untuk kami para guru adalah akhlak mulia kalian
juga prestasi dalam belajar.
Yup... hadiah terbaik untuk gurumu adalah Akhlaq
dan Prestasi.
Dan pada saat itu pula saya
dipertemukan dengan guru SD saya, ada kebanggaan tersendiri ketika guru SD kita
masih mengenali muridnya. Pak Guru saya memanggilnya, dan ada beberapa ibu guru
SD saya juga yang kini saya masih sering bertemu. Harapan saya untuk guru-guru,
semoga Allah memberikan kesehatan selalu serta dilapangkan rezekinya dan
senantiasa dalam naungan dan rahmatMu. Aamiin...
Berikan Prestasimu bukan sensasimu.
Mari berikan hadiah terindah untuk guru-guru
kita.
Terimakasih Guruku Jasamu tak kan ku lupakan.
Diwajahmu terpancar cahaya, Keikhlasan dan Kemuliaan.
Seorang murid
yang selalu ingin belajar dan terus belajar
_Wiek_